Menu
Rupiah Tertekan Data Pekerjaan AS yang Kuat, Dolar AS Menguat ke Rp15.720

Rupiah Tertekan Data Pekerjaan AS yang Kuat, Dolar AS Menguat ke Rp15.720

Pasar valuta asing Indonesia kembali diwarnai dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Senin (5/2).

Shandy Aulia 2 bulan ago 11

CNBC Media – Pasar valuta asing Indonesia kembali diwarnai dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Senin (5/2). Dolar AS naik 70 poin ke level Rp15.720 per dolar AS dibandingkan dengan posisi penutupan akhir pekan lalu di Rp15.650 per dolar AS.

Penguatan dolar AS ini terjadi setelah data pekerjaan AS menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari ekspektasi. Laporan ADP National Employment Report menunjukkan penambahan pekerjaan sektor swasta AS sebanyak 371.000 pada bulan Januari 2024, jauh di atas ekspektasi pasar yang hanya 188.000.

Data ini menunjukkan bahwa ekonomi AS masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat, meskipun inflasi masih tinggi. Hal ini meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga secara agresif untuk meredam inflasi.

  • Rian Wisnu Murdhani, Analis Moneter Bank Mandiri, mengatakan bahwa data pekerjaan AS yang kuat meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed. Hal ini mendorong dolar AS untuk menguat terhadap rupiah.
  • Ariston Tjendra, Head of Research and Consulting PT. JTrust Bank, mengatakan bahwa penguatan dolar AS juga dipicu oleh pelemahan nilai tukar euro terhadap dolar AS. Euro melemah setelah data menunjukkan bahwa inflasi di zona euro turun lebih rendah dari ekspektasi.

Penguatan dolar AS dapat memberikan tekanan terhadap rupiah dan meningkatkan inflasi di Indonesia. Hal ini karena impor akan menjadi lebih mahal dan mendorong kenaikan harga barang-barang di dalam negeri.

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas rupiah.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak penguatan dolar AS:

  • Pemerintah: Meningkatkan ekspor dan menarik investasi asing.
  • BI: Melakukan intervensi di pasar valuta asing.
  • Pelaku usaha: Meningkatkan efisiensi dan daya saing.
  • Masyarakat: Menghemat penggunaan dolar AS dan beralih ke produk-produk lokal.

Penguatan dolar AS terhadap rupiah hari ini merupakan hal yang perlu diwaspadai. Pemerintah dan BI perlu mengambil langkah-langkah untuk menjaga stabilitas rupiah dan meminimalkan dampak negatifnya terhadap ekonomi Indonesia.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By