Menu
Rupiah Menguat, Dolar AS Melemah ke Rp 15.571

Rupiah Menguat, Dolar AS Melemah ke Rp 15.571

Rupiah kembali menunjukkan pergerakan positif pada perdagangan hari ini, Kamis (15/2).

Shandy Aulia 2 bulan ago 12

CNBC Media – Rupiah kembali menunjukkan pergerakan positif pada perdagangan hari ini, Kamis (15/2). Mata uang Garuda ini menguat 0,28% atau 44 poin ke level Rp 15.571 per dolar AS dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.615 per dolar AS.

Analis PT Bank Mandiri Tbk., Rully Arya Wisnubroto, mengatakan bahwa penguatan rupiah hari ini didorong oleh beberapa faktor, salah satunya adalah data ekonomi AS yang dirilis pada hari Rabu (14/2) yang menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

“Data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi dan data penjualan ritel yang turun di bulan Januari 2024 memicu spekulasi bahwa The Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga,” kata Rully.

Selain itu, sentimen positif dari pasar global juga turut mendorong penguatan rupiah. Indeks dolar AS yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia lainnya terpantau melemah pada perdagangan hari ini.

“Investor global saat ini sedang mencermati data ekonomi China yang akan dirilis pada hari ini,” kata Rully.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai tukar rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 15.550-Rp 15.650 per dolar AS.

“BI terus memonitor perkembangan nilai tukar rupiah dan berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono.

Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini:

  • Data ekonomi AS yang menunjukkan tanda-tanda perlambatan
  • Pelemahan indeks dolar AS
  • Sentimen positif dari pasar global
  • Data ekonomi China yang akan dirilis hari ini

Penguatan rupiah hari ini merupakan kabar baik bagi perekonomian Indonesia. Rupiah yang stabil akan membantu menjaga inflasi dan meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.

Namun, perlu diingat bahwa nilai tukar rupiah masih akan terus berfluktuasi seiring dengan perkembangan ekonomi global. Oleh karena itu, BI perlu terus melakukan intervensi di pasar valas untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Nilai tukar rupiah diperkirakan akan tetap bergerak stabil pada perdagangan besok, Jumat (16/2). BI akan terus memonitor perkembangan nilai tukar rupiah dan melakukan intervensi jika diperlukan.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By