Menu
Cawe-Cawe Pasar Saham, IHSG Kembali Anjlok Jelang Akhir Pekan

Cawe-Cawe Pasar Saham, IHSG Kembali Anjlok Jelang Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 20 Oktober 2023 masih berada posisi rendahnya, atau cenderung anjlok.

Iksan Maulani 6 bulan ago 15

CNBC Media – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 20 Oktober 2023 masih berada posisi rendahnya, atau cenderung anjlok.

Sinyal IHSG kembali hijau tampaknya belum ada titik terang meskipun sampai menjelang akhir pekan ini.

Pada per 19 Oktober kemarin, IHSG berada di angka -81,48 (-1,18%), artinya dalam seminggu ini IHSG memiliki laba di angka -1,16%.

Lebih lanjut, pada Jumat 20 Oktober 2023, IHSG dibuka pada pagi ini melemah 16,99 poin atau 0,25% ke posisi 6.829,44.

Sementara dari hasil kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 3,59 poin atau 0,40% ke posisi 906,48.

Ada kabar bahwa BI merilis instrumen investasi bau di pertengahan November 2023 yakni sekuritas valas Bank Indonesia (SVBI) dan sukuk valas Bank Indonesia (SUVBI), pada kesempatan kali ini ditujukan untuk dapat menarik modal asing ke Indonesia yang pro market menurutnya selain dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Demikian dengan saham regional Asia pagi ini yang menunjukan angka melemahnya, diantaranya adalah: indeks Nikkei yang melemah di angka 117,90 poin atau 0,057%.

Dikutip dari antaranews indeks Hang Seng juga melemah di angka 117,04 poin atau 0,68% anjlok ke angka 17.178,85, serta indeks Shanghai melemah di angka 10,95 poin atau 0,36% ke 2.994,44, begitupun juga indeks Straits Times melemah 15,47 poin atau 0,50% ke angka 3.084,13.

Konflik Timur Tengah yang semakin memanas membuat saham berlomba-lomba dalam tingkat terendahnya.

Kondisi ini juga dirasakan pasca pecahnya Ukraina-Rusia yang berdampak besar bagi ekosistem saham.

Untuk itu investor harus jeli untuk cawe-cawe memanfaatkan peluang IHSG yang dalam titik lemahnya dapat dimanfaatkan meraup cuan.

Saham-saham emiten yang terpengaruh dari IHSG juga dapat diambil sebagai sarana untuk meraup cuan, dari peluang IHSG melemah ini.

Kendati demikian, melemahnya IHSG pada pagi hari ini tampaknya tidak terjadi pada saham GOTO yang sampai sore ini menunjukan akselerasinya di zona hijau.

Dengan kondisi ini, mampukah mereka mengubah statistik untuk memperlihatkan kedigdayaan saham mereka sampai penutupan pekan ini.

Mengingat minggu depan adalah pekan terakhir di bulan Oktober, dan menyambut dua bulan untuk penutupan di tahun 2023.

Masih banyak peluang terjadi dan resiko yang masih belum bisa dikondisikan akibat konflik Timur Tengah ini.

 Belum lagi, suasana politik indonesia akan semakin panas setidaknya sampai tahun 2024 yang merupakan pesta demokrasi rakyat, dan ini juga akan menentukan kebijakan baru pemerintah yang akan dibuat.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By