Menu
AKR Corporindo (AKRA) Targetkan Laba Naik 15% pada 2024

AKR Corporindo (AKRA) Targetkan Laba Naik 15% pada 2024

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 15% pada tahun 2024. Target ini didukung oleh prospek pertumbuhan bisnis yang positif, terutama di sektor energi dan logistik.

Shandy Aulia 4 bulan ago 43

CNBC Media – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 15% pada tahun 2024. Target ini didukung oleh prospek pertumbuhan bisnis yang positif, terutama di sektor energi dan logistik.

Di sektor energi, AKRA menargetkan pertumbuhan volume perdagangan dan distribusi BBM sebesar 10%. Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya permintaan BBM di Indonesia, terutama dari sektor transportasi dan industri.

Selain itu, saham AKRA juga menargetkan pertumbuhan volume perdagangan dan distribusi kimia dasar sebesar 15%. Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya permintaan bahan kimia dasar dari berbagai industri, seperti industri manufaktur, tekstil, dan otomotif.

Di sektor logistik, AKRA menargetkan pertumbuhan volume penyewaan tangki penyimpanan sebesar 10%. Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya permintaan tangki penyimpanan dari berbagai industri, seperti industri minyak dan gas, petrokimia, dan farmasi.

Selain itu, AKRA juga menargetkan pertumbuhan volume layanan logistik sebesar 15%. Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya permintaan layanan logistik dari berbagai bisnis industri, seperti industri ritel, e-commerce, dan manufaktur.

Untuk mencapai target pertumbuhan laba bersih tersebut, AKRA akan terus melakukan ekspansi bisnis di berbagai sektor, termasuk sektor energi, logistik, dan infrastruktur.

Ekspansi Bisnis di Sektor Energi

Di sektor energi, AKRA berencana untuk membangun kilang minyak baru di Tuban, Jawa Timur. Kilang minyak ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 ribu barel per hari dan ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2027.

Selain itu, AKRA juga berencana untuk membangun jaringan distribusi gas alam cair (LNG) di Indonesia. Jaringan distribusi LNG ini akan menghubungkan wilayah-wilayah di Indonesia yang tidak memiliki akses langsung ke gas alam.

Ekspansi Bisnis di Sektor Logistik

Di sektor logistik, AKRA berencana untuk membangun terminal peti kemas baru di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Terminal peti kemas ini memiliki kapasitas sebesar 2,5 juta TEUs dan ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2025.

Selain itu, AKRA juga berencana untuk membangun jaringan jalur kereta api untuk mengangkut batu bara dan komoditas lainnya. Jaringan jalur kereta api ini akan menghubungkan wilayah-wilayah di Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang kaya.

Ekspansi Bisnis di Sektor Infrastruktur

Di sektor infrastruktur, AKRA berencana untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) baru di Indonesia. PLTS ini akan memiliki kapasitas sebesar 1.000 megawatt dan ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2026.

Selain itu, AKRA juga berencana untuk membangun jaringan infrastruktur pendukung untuk sektor energi, seperti jaringan pipa minyak dan gas.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By