Menu
The Fed Jadi Pusat Perhatian Investor Usai Kebijakannya Yang Berpengaruh Wall Treet

The Fed Jadi Pusat Perhatian Investor Usai Kebijakannya Yang Berpengaruh Wall Treet

Indeks-indeks utama Wall Street dikabarkan naik pada akhir perdangan. Kenaikkan tersebut di tengah ivestor mecari kejelasan kebijakan yang di bawah The Fed kedepan.

Iksan Maulani 5 bulan ago 13

CNBC Media – Selasa, 7 November 2023 pukul 18:30 WIB mengutip dari antaranews Indeks-indeks utama Wall Street dikabarkan naik pada akhir perdangan. Kenaikkan tersebut di tengah ivestor mecari kejelasan kebijakan yang di bawah The Fed kedepan.

Kendati demikian. Eksepektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga yang masih stabih pada pertemuan akhir taun ini, yakni 90,4%.

Dengan demikian menjadi turun dari yang semula 95,2% pada jumat (3/11), akan tetapi, masih di atas 74,4% pada minggu lalu.

Mengintip indeks Dow Jones Industrial Average yang meningkat menjadi 34,54 pin atau setara 0,1% ke angka 34.095,86. Dengan indeks S&P 500 naik menjadi 7,64 poin atau 0,18% ke angka 4.365.98.

Lebih lanjut, indeks komposit Nasdaq ini menguat 40,5 poin atau setara 0,3%.

Melihat berbagai risiko akabat kebijakan The Fed ini pasar mencari kejelasan lebih jauh dari pihak pejabat Fed yang berbicara akhir pekan ini.

Termasuk juga ketua Fed New York, atau John Williams dan Lorie Logan selaku Presiden The Fed Dallas.

Namun, pada saham pekan kemarin telah mebukukan kenaikkan mingguan terbesarnya dalam kurun waktu setahun. Indikasi ini pasalnya paypoll AS yang lebih lemah dari perkiraan pada jumat (3/11).

Akibatnya mengirim imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih rendah di tengah situasi perdagangan The Fed yang sudah menyelesaikan menaikan suku bunga dan bisa saja mulai mengangkasnya pada tahun depan.

Pada kondisi yang sama juga dirasakan ketika ekspektasi yang justru mengalami penurunan suku bunga yakni 25 basis poin.

Dan telah meningkat menjadi 50% pada pertemuan Mei 2024 yang masih dalam rentan kurang dari satu tahun, menurut FedWatch Tool CME.

Di sisi lain, Ekspektasi The Fed yang kemungkinan akan selesai menaikkan suku bunga dalam tempo singkat yang membuat S&P 500 naik 5,85% pada minggu lalu. Dan diikuti oleh kenaikkan Nadaq 6,61% melompat mingguan terbesarnya sejak November 2022.

Disinyalir kenaikkan indeks akan menandai kenaikkan keenam berturut-turut untuk Dow Jones dan S&P 500. Lebih jauh kenaikan Nasdaq dalam tempo yang sama, dan rekor tersebut merupakan yang terpanjang bagi S&P 500 setidaknya sejak Juni, dan Juli unuk Dow Jones.

Sedangkan dalam kalender data ekonomi untuk minggu ini tidak banyak, dengan angka klaim pengangguran mereka.

Namun, kondisi ini juga dikabarkan akibat penurunan ekonomi AS yang mulai krisis akbibat berbagai isu yang menimpa mereka, lebih lanjut utang luar negeri AS sudah diambang yang paling tertinggi.

Dengan kebijakan The Fed yang masih belum menentukan keputusan yang diambil maka dari itu, investor gencar mencari informasi terhadap keputasan mereka.

Terlebih keputusan The Fed ini, akan meempengaruhi saham-saham yang bernaung pada latar belakang The Fed yang notobene saham0saham besar.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By