Menu

Startup Elon Musk Mulai Uji Tiga Teknologi Chip Otak Manusia

Neuralink, perusahaan chip otak manusia punya Elon Musk, mencari subyek tes pertama kalinya.

Shandy Aulia 7 bulan ago 39

Neuralink, perusahaan chip otak manusia punya Elon Musk, mencari subyek tes pertama kalinya. Ini dilaksanakan berapakah bulan sesudah mendapatkan kesepakatan FDA untuk eksperimen pada manusia.

Eksperimen awalnya sepanjang 6 tahun itu dikatakan sebagai “Study PRIME,” ditujukan untuk mengetes tehnologi Neuralink yang direncanakan untuk menolong mereka yang mempunyai pengaturan kelumpuhan

Elon Musk Mulai Uji Tiga Teknologi Chip Otak

Perusahaan cari pasien kelumpuhan karena luka tulang belakang vertikal atau ALS yang berumur di atas 22 tahun dan mempunyai perawat yang bisa dihandalkan menjadi sisi dari riset ini.

Study PRIME direncanakan untuk mempelajari tiga hal sekalian. Yang pertama ialah implan N1, piranti otak-komputer Neuralink. Ke-2 , mengetes robot R1, robot bedah yang dipakai untuk menanam chip di otak.

Ke-3 ialah N1 Pemakai App, software yang tersambung ke N1 yang perannya mengartikan signal otak ke perlakuan computer.

Mencuplik The Verge, Neuralink menjelaskan faksinya merencanakan untuk mengetes keamanan dan kemanjuran ke-3 sisi mekanisme.

Beberapa periset sudah lama mengetes implan yang memungkinkannya pasien kelumpuhan mengontrol computer dan piranti lain. Dua riset yang diedarkan belakangan ini, misalkan, memperlihatkan antar-muka otak-ke-komputer bisa menolong pasien ALS berbicara dengan menulis di computer . Maka ini bukan computer otak lengkap yang dibahas Musk sepanjang tahun

Neuralink sendiri sudah jadi magnet pro-kontra sepanjang tahun, baik karena janji-janji Musk yang terlalu berlebih atau praktek intern perusahaan.

Mereka yang berperan serta dalam Study PRIME, mulai akan study sepanjang 18 bulan yang mengikutsertakan sembilan lawatan dengan beberapa periset. Kemudian, mereka akan habiskan minimal dua jam satu minggu untuk sesion riset antar-muka otak-komputer dan lakukan 20 lawatan kembali sepanjang 5 tahun di depan.

Neuralink tidak mengatakan seberapa banyak subyek yang dicarinya atau kapan faksinya merencanakan mengawali study, tapi cuma merencanakan memberi ganti rugi ongkos berkaitan study seperti perjalanan ke dan dari lokasi study.

Sumber Cuan Baru Elon Musk, Startup Chip Otak Valuasi Rp 74 T

Elon Musk dapat semakin sangat kaya. Startup “implantasi otak” kepunyaannya yang namanya Nueralink sekarang dipandang investor US$ 5 miliar (sekitaran Rp 74 triliun), walau sebenarnya belum mempunyai produk apapun itu.

Valuasi Neuralink melejit dalam 2 tahun. 2 tahun lalu, Neuralink dijumpai dipandang US$ 2 miliar dalam pengumpulan dana tertutup. Reuters mendapatkan bocoran masalah valuasi US$ 5 miliar Neuralink dari 5 pembicara yang ketahui masalah perdagangan saham private.

Elon Musk Mulai Uji Tiga Teknologi Chip Otak Manusia

Menurut Rueters, investor berebutan saham Neuralink mendekati informasi dari regulator AS pada 25 Mei kemarin. Regulator AS bulan akhir lalu memberi kesepakatan atas gagasan Neuralink jalankan eksperimen implantasi chip di otak manusia.

Beberapa pakar, walau sebenarnya, memprediksi Neuralink baru dapat bekerja dengan komersil dalam sekian tahun di depan. Bahkan juga, direktur di Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), Kip Ludwig, memandang Neuralink perlu sepuluh tahun lebih untuk tawarkan implantasi otak secara komersil.

Sesudah gagasan eksperimen Neuralink disepakati oleh kewenangan AS, saham Neuralink dijajakan pada harga yang semakin mahal. Berdasar e-mail yang disaksikan Reuters, saham Neuralink dijajakan pada harga US$ 55 per helai atau pada valuasi US$ 7 miliar. Tetapi, Reuters tidak memperoleh info masalah laku atau tidak saham yang dipasarkan pada harga itu.

Neuralink dan Musk tidak memberi respon keinginan komentar dari Reuters.

Musk punyai tekad besar melalui Nueralink. Penanaman chip di otak manusia sehat dan cacat dapat dipakai untuk perawatan kegemukan, autis, stres, sampai schizophrenia.

Bahkan juga, Musk punyai mimpi pemakaian chip otak untuk searching internet sampai telepati.

Tetapi, sasaran yang diutarakan oleh management Neuralink lebih moderat. Misalkan, menolong pasien yang lumpuh keseluruhan untuk berbicara melalui text tanpa menulis.

Transaksi bisnis saham Neuralink di valuasi US$ 5 miliar mengikutsertakan investor awalnya perusahaan dan beberapa karyawan, bukan pemasaran saham baru. Menurut Reuters, perdagangan saham sekunder umumnya jumlah terlampau tipis untuk menjadi referensi valuasi saham keseluruhannya. Apa lagi, dibandingkan valuasi yang tercipta melalui penawaran umum pertama saham (IPO) di bursa.

Permodalan private paling akhir Neuralink ialah pengumpulan modal US$ 205 juta di valuasi US$ 2 miliar. Sim Desai, CEO Hive, basis online tempat saham sekunder diperjualbelikan mengatakan keinginan atas saham Neuralink “hebat.”

Selainnya di Neuralink, Elon Musk memegang posisi CEO di Tesla yang telah jadi perusahaan terbuka. Startup yang lain dipegang Elon Musk ialah perusahaan tehnologi perjalanan luar angkasa SpaceX dan perusahaan pengeboran The Boring Company. Kedudukannya CEO Twitter, dalam kurun waktu dekat akan diberikan Musk pada orang lain.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By