Menu
Rupiah Terus Menguat Dititik Rp 15.506

Rupiah Terus Menguat Dititik Rp 15.506

Nilai ganti rupiah kuat tipis di depan dolar Amerika Serikat (AS), sedangkan yen Jepang tersuruk karena keputusan Bank Sentra Jepang (BoJ) yang tetap menjaga pemerintahan suku bunga negatif.

Shandy Aulia 4 bulan ago 9

CNBC Media – Nilai ganti rupiah kuat tipis di depan dolar Amerika Serikat (AS), sedangkan yen Jepang tersuruk karena keputusan Bank Sentra Jepang (BoJ) yang tetap menjaga pemerintahan suku bunga negatif.

Berdasar data Bloomberg, Selasa (19/12/2023) pada 15.15 WIB, nilai ganti rupiah ditutup kuat 0,03% atau 4 point ke Rp15.506 per dolar AS. Ketika sama, index dolar AS kuat 0,01% atau 0,01 point ke 102,57.

Sebagian besar mata uang Asia tertekan di depan dolar AS ini hari. Yen Jepang menurun 1,09%, dolar Taiwan terpeleset 0,15%, won Korea Selatan menurun 0,80%, dan yuan China menurun 0,18%.

Direktur Keuntungan Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan petinggi Bank Sentra AS Federasi Reserve berusaha menahan pertaruhan pengurangan suku bunga.

Beberapa petinggi Fed menjelaskan pada Senin jika ketertarikan pasar pada pengurangan suku bunga dalam kurun waktu dekat tidak berdasarkan, dan inflasi yang lebih tinggi bisa membuat keadaan moneter lebih ketat semakin lama.

Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee menjelaskan ia “kebingungan” dengan bagaimana pasar bereaksi pada tatap muka The Fed pekan kemarin, sedangkan Presiden Fed Cleveland Loretta Mester menjelaskan jika The Fed tidak pertimbangkan pengurangan suku bunga, tetapi lebih dari berapakah lama peraturan harus terus ketat untuk kembalikan inflasi ke sasaran 2%.

“Komentar mereka cukup berlawanan dengan pandangan dovish dari The Fed sepanjang tatap muka peraturan terakhir kalinya tahun ini, di mana bank sentra menjelaskan faksinya sudah usai meningkatkan suku bunga dan akan pertimbangkan pengurangan pada 2024,” kata Ibrahim dalam penelitiannya, Selasa (19/12/2023).

Pasar, lanjut Ibrahim, menjaga spekulasi mereka pada pengurangan suku bunga The Fed lebih cepat, dengan perkiraan pasar berjangka memperlihatkan mata uang rupiah kesempatan nyaris 63% untuk pengurangan suku bunga sejumlah 25 pangkalan point pada Maret 2024.

Di Asia, Bank Of Jepang (BOJ) menjaga suku bunga dengan tingkat negatif dan tidak memberi panduan kapan mereka merencanakan untuk memulai lakukan pengetatan peraturan.

“Tetapi, bank sentra mengingatkan jika inflasi Jepang kemungkinan tetap konstan dalam beberapa waktu kedepan – sebuah trend yang bisa membuat bank ada di bawah penekanan yang makin bertambah besar untuk mempererat peraturan,” kata Ibrahim.

Sekalinya Gubernur Kazuo Ueda sudah memberi sejumlah signal berkenaan kekuatan pengetatan peraturan pada 2024, dia memperjelas lagi pentingnya peraturan ultra-longgar dalam periode pendek, dengan argumen bertambahnya dampak negatif ekonomi pada Jepang.

Adapun rupiah hari ini dari sentimen lokal, Ibrahim menginginkan pilpres (Pemilihan presiden) tahun 2024 dapat berjalan pada sebuah perputaran dan akan bawa imbas positif untuk ekonomi Indonesia.

“Trend kemajuan ekonomi di 5 % dapat semakin tinggi bila uang tersebar semakin besar. Inovasi peraturan keuangan di pemerintah yang baru ini menjadi hal yang penting,” terang Ibrahim Disamping itu, pemilihan presiden 2024 satu perputaran dipandang dapat mengirit anggaran biaya sampai Rp17 triliun.

Uang itu nanti dapat dipakai untuk keperluan lebih mendesak, termasuk pemberian bantuan berbentuk Kontribusi Sosial ( Bantuan sosial) , BBM Bersubsidi, Kontribusi Langsung Tunai (BLT) dan yang lain ke masyarakat yang memerlukan.

Secara diplomatis, lanjut Ibrahim, pemilu satu perputaran dapat jaga konsistensi dalam negeri dan meminimalisasi teror polarisasi dalam masyarakat. Kekuatiran teror polarisasi makin bertambah besar bila perputaran ke-2 menyuguhkan pertempuran di antara Parbowo Subianto versi Anies Baswedan.

Rumor primodial dan rumor agama (SARA) akan ada dan itu pernah terjadi di saat Pilgub DKI Jakarta. Ibrahim memprediksi mata uang rupiah akan condong naik-turun tetapi ditutup kuat di bentang Rp15.490- Rp15.540 per dolar AS pada perdagangan esok, Rabu (20/12/2023).

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By