Menu

Rupiah Masih Keok Di Titik Rp 15.525

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih berada di titik Rp 15.525 pada Selasa (9/1/2024) pagi. Hal ini terjadi karena beberapa faktor

Shandy Aulia 3 bulan ago 10

CNBC Media – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih berada di titik Rp 15.525 pada Selasa (9/1/2024) pagi. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, antara lain:

  • Kenaikan suku bunga The Fed. The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin pada pertemuan bulan Juni 2023. Hal ini menyebabkan aliran modal asing keluar dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
  • Inflasi global yang tinggi. Inflasi global yang tinggi juga menyebabkan kekhawatiran akan resesi global. Hal ini juga menyebabkan aliran modal asing keluar dari negara-negara berkembang.
  • Kekhawatiran akan perang Rusia-Ukraina. Kekhawatiran akan perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan juga menyebabkan kekhawatiran akan resesi global. Hal ini juga menyebabkan aliran modal asing keluar dari negara-negara berkembang.

Pada perdagangan Senin (8/1/2024), nilai kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup melemah 0,06% ke level Rp 15.525. Pelemahan rupiah ini terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin menjadi 4,25%.

Diperkirakan, nilai tukar rupiah masih akan berada di kisaran Rp 15.500 hingga Rp 15.600 terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa hari mendatang.

Dampak Pelemahan Rupiah

Pelemahan rupiah akan berdampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, antara lain:

  • Meningkatkan biaya impor. Pelemahan rupiah akan meningkatkan biaya impor, yang akan menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa.
  • Melemahkan daya saing ekspor. Pelemahan rupiah akan melemahkan daya saing ekspor Indonesia, yang akan menyebabkan penurunan volume ekspor.
  • Meningkatkan inflasi. Pelemahan rupiah akan meningkatkan inflasi, yang akan mengurangi daya beli masyarakat.

Pemerintah dan Bank Indonesia perlu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi pelemahan rupiah hari ini. Langkah-langkah tersebut antara lain:

  • Meningkatkan cadangan devisa. Pemerintah perlu meningkatkan cadangan devisa untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
  • Meningkatkan daya saing ekspor. Pemerintah perlu meningkatkan daya saing ekspor untuk mengurangi dampak pelemahan rupiah terhadap ekspor.
  • Meningkatkan inflasi. Pemerintah perlu meningkatkan inflasi untuk mengurangi dampak pelemahan rupiah terhadap daya beli masyarakat.
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By