Menu
Rupiah Hari ini Menguat, Dolar AS Kini Rp 15.783

Rupiah Hari ini Menguat, Dolar AS Kini Rp 15.783

Nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Selasa (30/1/2024).

Shandy Aulia 3 bulan ago 19

CNBC Media – Nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Selasa (30/1/2024). Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup pada level Rp 15.783 per dolar AS, menguat 22 poin atau 0,16 persen dari posisi penutupan sebelumnya di Rp 15.805 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi di tengah penantian pelaku pasar akan hasil rapat bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed). The Fed dijadwalkan akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada Rabu (31/1/2024) malam waktu Indonesia.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya mengatakan, penguatan rupiah hari ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Penantian pelaku pasar akan hasil rapat The Fed yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan akan mendorong aliran dana kembali ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
  • Peningkatan permintaan dolar AS dari investor asing yang ingin melakukan investasi di pasar saham Indonesia.
  • Penurunan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Rully memperkirakan, rupiah hari ini masih akan menguat dalam beberapa hari ke depan. Namun, penguatan rupiah akan terbatas jika The Fed menaikkan suku bunga lebih dari 25 basis poin.

“Jika The Fed menaikkan suku bunga lebih dari 25 basis poin, maka rupiah bisa melemah kembali,” kata Rully.

Selain faktor-faktor tersebut, penguatan rupiah juga didukung oleh beberapa faktor lain, seperti:

  • Peningkatan harga komoditas, seperti minyak sawit dan batu bara, yang merupakan salah satu sumber devisa bagi Indonesia.
  • Penurunan inflasi Indonesia yang diperkirakan akan berada di bawah 4 persen pada tahun 2024.

Penguatan rupiah hari ini menjadi kabar baik bagi perekonomian Indonesia. Penguatan rupiah akan membuat harga barang-barang impor menjadi lebih murah, sehingga akan mendorong daya beli masyarakat.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By