Menu
Rupiah Beresiko Melemah Hingga Rp 15.770

Rupiah Beresiko Melemah Hingga Rp 15.770

Nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (AS) beresiko alami melemahnya karena minimnya katalis positif dari intern dan external.

Shandy Aulia 5 bulan ago 16

CNBC Media – Nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (AS) beresiko alami melemahnya karena minimnya katalis positif dari intern dan external. Direktur Keuntungan Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, Bank Sentra AS Federasi Reserve atau The Fed memberi kode untuk meningkatkan suku bunga selanjutnya, berkaca pada keadaan inflasi yang lebih tinggi.

“Prospect suku bunga AS yang lebih tinggi untuk periode waktu lebih lama jadi tanda jelek untuk mata uang Asia, karena ketimpangan di antara imbal hasil yang beresiko dan yang beresiko rendah makin menyempit,” tutur Ibrahim dalam penelitian, Senin (11/11/2023).

Disamping itu, kekuatiran atas pelambatan ekonomi China kurangi sentimen pada Asia, susul rangkaian data yang kurang kuat pada Oktober 2023. Walaupun data itu tingkatkan keinginan akan beberapa langkah stimulan selanjutnya dari Beijing.

Dari dalam negeri, Ibrahim menjelaskan pemerintahan Indonesia perlu jaga momen sembuhnya keinginan lokal pascapandemi, di tengah-tengah keadaan ketidakjelasan global karena perselisihan di Timur tengah.

Meskipun begitu, menurut dia kemajuan ekonomi RI masih tetap kuat pada kwartal III/2023 didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sejumlah 5,06% year-on-year (yoy), bersamaan dengan peningkatan mobilisasi yang jadi berlanjut, daya membeli warga yang konstan, dan kepercayaan customer yang tinggi.

Dengan perubahan itu, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kemajuan ekonomi untuk keseluruhnya tahun 2023 masih tetap pada range 4,5% sampai 5,3%. “Untuk perdagangan Senin [12/11] minggu kedepan, mata uang rupiah diprediksikan naik-turun tetapi ditutup menurun di bentang Rp15.680- Rp15.770,” kata Ibrahim.

Minggu kemarin rupiah ditutup lemas ke tingkat Rp15.695 per dolar AS pada perdagangan, Jumat, (10/11/2023), atau menurun sepanjang empat hari berurut pada minggu ini. Semua mata uang Asia terlihat berjatuhan dengan mencatat melemahnya di sore ini.

Berdasar data Bloomberg d ikutip Jumat, (10/11/2023) jam 15.00 WIB, rupiah ditutup menurun 0,26% atau 40 point ke tingkat Rp15.695 per dolar AS, sesudah ditutup lemas pada perdagangan tempo hari.

Dalam pada itu, index mata uang Negeri Paman Sam terlihat kuat tipis ke posisi 105,90 di sore ini. Semua mata uang Asia terlihat menurun pada dolar AS di sore ini.

Contohnya, yen Jepang menurun 0,03%, dolar Hongkong dan dolar Singapura masing-masing menurun 0,01%, dolar Taiwan turun 0,29%, dan won Korea jeblok 0,54%. Seterusnya, peso Filipina menurun 0,17%, rupee India terevisi 0,14%, yuan China turun 0,10%, ringgit Malaysia turun 0,28%, dan baht Thailand menurun 0,32%.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By