Menu
Retno Marsudi: Tulus Bekerja Siapapun Pemimpin Selanjutnya

Retno Marsudi: Tulus Bekerja Siapapun Pemimpin Selanjutnya

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berpesan kepada para diplomat Indonesia untuk selalu bekerja dengan tulus dan profesional, siapapun pemimpin negara selanjutnya.

Shandy Aulia 3 bulan ago 14

CNBC Media – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berpesan kepada para diplomat Indonesia untuk selalu bekerja dengan tulus dan profesional, siapapun pemimpin negara selanjutnya. Pesan ini disampaikan Retno dalam sambutannya pada acara pelantikan 268 pejabat diplomatik Indonesia di Jakarta, Senin (10/1/2024).

Retno mengatakan, diplomat Indonesia harus selalu siap menghadapi tantangan dan perubahan dalam dunia internasional. Untuk itu, mereka harus memiliki kompetensi yang mumpuni dan semangat yang tinggi untuk bekerja.

“Saya berharap para diplomat kita dapat bekerja dengan tulus dan profesional, siapapun pemimpin negara selanjutnya. Kita harus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara kita,” kata Retno.

Retno juga mengingatkan para diplomat untuk selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip diplomasi Indonesia, yaitu bebas aktif, multilateralisme, dan kerja sama. Prinsip-prinsip ini harus terus dijaga dan diperjuangkan dalam setiap interaksi dengan negara lain.

“Kita harus terus memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara kita, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip diplomasi Indonesia,” kata Retno.

Dalam kesempatan tersebut, Retno juga menyampaikan apresiasi kepada para diplomat Indonesia yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia berharap para diplomat baru yang dilantik dapat meneruskan kerja keras dan dedikasi tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para diplomat kita yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Saya berharap para diplomat baru yang dilantik dapat meneruskan kerja keras dan dedikasi tersebut,” kata Retno.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengonfirmasi bahwa Indonesia masih mengkaji apa saja manfaat yang diperoleh jika bergabung dengan BRICS, yakni sebuah organisasi kerja sama bidang ekonomi dengan Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan.

“Kita masih melakukan kajian. Kita ingin memastikan bahwa bergabung dengan BRICS itu akan menguntungkan bagi Indonesia,” kata Retno dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/1/2024).

Retno mengatakan, Indonesia telah melakukan pertemuan dengan perwakilan dari BRICS untuk membahas kemungkinan bergabungnya Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia telah menyampaikan beberapa hal yang ingin dicapai jika bergabung dengan BRICS.

“Kita ingin memastikan bahwa BRICS dapat membantu Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyatnya,” kata Retno.

Retno mengatakan, Indonesia juga ingin memastikan bahwa BRICS dapat membantu Indonesia untuk mengembangkan kerja sama di bidang-bidang lain, seperti perdagangan, investasi, dan teknologi.

“Kita ingin memastikan bahwa BRICS dapat menjadi platform bagi Indonesia untuk berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas dunia,” kata Retno.

BRICS adalah organisasi kerja sama ekonomi yang didirikan pada tahun 2006. Organisasi ini terdiri dari lima negara berkembang, yaitu Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan. BRICS memiliki tujuan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, politik, dan budaya antaranggotanya.

Informasi yang didapat Indonesia telah lama menjalin hubungan baik dengan negara-negara anggota BRICS. Indonesia juga merupakan salah satu negara mitra strategis BRICS.

Jika Indonesia bergabung dengan BRICS, maka Indonesia akan menjadi anggota keenam dari organisasi ini. Bergabungnya Indonesia dengan BRICS akan menjadi sebuah langkah penting bagi Indonesia untuk meningkatkan peran dan pengaruhnya di dunia internasional.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By