Menu
Resmi BREN Kini Menyalip BYAN

Resmi BREN Kini Menyalip BYAN Sebagai Saham Dengan Market Cap Terbesar Ketaga IHSG

emiten BREN kini berhasil melasat jauh dan berhasi menduduki peringkat ketiga dalam IHSG dan resmi menyalip BYAN.

Iksan Maulani 5 bulan ago 24

CNBC Media – Kamis, 9 November 2023 dalam kabar terbarunya emiten BREN kini berhasil melasat jauh dan berhasi menduduki peringkat ketiga dalam IHSG dan resmi menyalip BYAN.

Dalam satu bulan terakhir BREN atau PT Barito Renewables Energy Tbk kian meroket, meskipun dalam tatanan saham terbaru dalam bursa saham gabungan.

Peforma yang ditunjukkan oleh BREN kian nyata sebagai catatan berikut: Dalam penutupan sebelumnya BREN mencatatkan 4.400,00 dengan volume rata-rata sebesar 88,70 juta.

Bahkan dalam kapasitas pasar BREN mencatatkan angka fantastis yakni sebesar 588,88 T, dan dengan saham yang beredar mencapai 133,79 M.

Tidak hanya itu dalam EPS mereka berada di angka 11,34 dan memiliki valuasi tinggi (ROIC) di angka 30,91%, sedangkan pada pendapatan satu bulan terakhir BREN mencatatkan 435,90%.

Pada penutupan yang berlangsung pada sore ini pukul 16:15 WIB tercatat BREN menyentuh angka +825,00 atau naik +18,75%.

Kondisi sperti ini membuat geliat para investor meyakini bahwa kemajuan BREN akan dapat bertahan lama, pasalnya visi mereka yang ingin zero emsisi menjadi dukungan tersendiri.

Kenaikan ini juga terlepas dari prediksi pada awal bulan Oktober yang mengindikasikan bahwa BREN menjadi emiten yang menghasilkan cuan dalam tempo siungkat.

Kondisi keuangan yang melimpah ditambah menejemen yang mumpuni menambah daya gebrak perusahaan tersebut.

Kini BREN telah melampaui BYAN yang dalam satu bulan kemaren masih di bawahnya, bahkan BREN telah masuk top tiga dalam IHSG.

BYAN sendiri pada penutupan di jam yang sama, terlihat di angka -125,00 atau -0,67%, berbanding terbalik dengan bulan lalu, yang mencapai +2250,00 atau +1,36%.

Sedangkan dalam penutupan akhir satu bulan ini, menyentuh angka 18.775,00 dan pada volume rata-rata 176,49 rb.

Dalam kapatalitasasi pasar sebesar 625,83 T, sedangkan saham yang beredar mencapai 33,33 M dan EPS di angka 900,25 Selain itu, untuk dividen mendatang bekisar di angka 795,15 atau 4,24%.

Sangat telampau jauh kenaikan dari BREN sehingga dapat menembus eksistensi BYAN, dalam kurun waktu sebulan.

BREN menjadi sektor positive ditengah ketidakpastian sektor-sektor lainya. Lebih jauh, diprediksi bahwa bulan November ini bisa saja menjadi pelecut kenaikkan sampai akhir tahun.

Apalagi melihat tren positif yang semakin nyata dari BREN, demikian jika melihat dari fariasi IHSG meskipun cenderung labil.

Namun, tetap tidak berpengaruh signifikan pada saham BREN meskipun sektor lain terpengaruh.

Justru BREN menembus jauh dibawah emiten senior lainnya, bahkan dari emiten energi juga. Kembali lagi, BREN bakal menjadi pasar baru untuk investor yang bergelut di energi terbarukan.

Sebagai visi yang berkelanjutan, mungkin saja BREN juga diminati oleh investor Gen-Z dan Milenial, ini menjadi menarik dalam era baru di dunia saham.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By