Menu
Relawan Calon Presiden Nomor 2 Ditembak di Sampang, Madura

Relawan Calon Presiden Nomor 2 Ditembak di Sampang, Madura

Sampang, Madura – Seorang relawan calon presiden nomor 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ditembak di Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Sabtu (13/1/2024).

Shandy Aulia 3 bulan ago 9

CNBC Media – Sampang, Madura – Seorang relawan calon presiden nomor 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ditembak di Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Sabtu (13/1/2024). Korban terhadap Muarah (50), warga Desa Tanjung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Kejadian penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Nur dan sejumlah relawan lainnya sedang melakukan pemasangan baliho kampanye di Desa Tanjung. Tiba-tiba, sekelompok orang tak dikenal datang dan langsung melepaskan tembakan ke arah mereka.

Nur terkena tembakan di bagian punggung. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Saat ini, kondisinya masih kritis.

Polisi masih menyelidiki kasus penembakan tersebut. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor yang digunakan pelaku.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, mengutuk keras aksi penembakan tersebut. Ia meminta polisi untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku.

“Kami mengutuk keras aksi penembakan terhadap relawan kami. Kami meminta polisi untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku,” kata Habiburokhman.

Habiburokhman juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu politik yang muncul dalam kasus ini. Ia berharap kasus ini tidak mengganggu jalannya kampanye Pilpres 2024.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu politik yang muncul dalam kasus ini. Kami berharap kasus ini tidak mengganggu jalannya kampanye Pilpres 2024,” katanya.

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) menetapkan lima orang tersangka kasus penembakan relawan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Kelima tersangka tersebut adalah MW (37), warga Desa Ketapang Daya, Sampang; AR (30), warga Pandaan, Pasuruan; HH (31), warga Pandaan, Pasuruan; H (51), warga Banyuates, Sampang; dan S (63), warga Banyuates, Sampang.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharyanto mengatakan, dua tersangka pertama merupakan otak pelaku penembakan, sementara dua tersangka lainnya berperan sebagai eksekutor. Sedangkan dua tersangka terakhir berperan sebagai pemberi informasi dan petunjuk.

Totok menjelaskan, motif penembakan tersebut adalah dendam pribadi antara MW dan korban, Muarah (49), yang juga merupakan relawan Prabowo-Gibran.

“Motifnya murni dendam, bukan politik,” kata Totok kepada wartawan.

Totok menjelaskan, MW dan Muarah memiliki hubungan asmara dengan wanita yang sama. Pada tahun 2019, Muarah pernah menembak anak buah MW.

“MW merasa sakit hati dan dendam kepada Muarah,” kata Totok.

Penembakan terhadap Muarah terjadi pada Jumat (22/12/2023) di depan sebuah toko di Desa Banyuates, Sampang. Muarah terkena dua tembakan di bagian dada dan meninggal dunia di RS Bhayangkara, Kendari, pada Minggu (26/12/2023).

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata api jenis revolver kaliber 38 merek S&W, sepeda motor NMax, dan pakaian yang digunakan oleh para tersangka.

Menurut informasi yang didapat polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By