Menu
OJK Perluas Akses Keuangan Masyarakat, Khususnya Pelaku UMKM

OJK Perluas Akses Keuangan Masyarakat, Khususnya Pelaku UMKM

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pendampingan dan pelatihan terhadap masyarakat, ibu rumah tangga, dan para pelaku UMKM.

Iksan Maulani 6 bulan ago 14

CNBC Media – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pendampingan dan pelatihan terhadap masyarakat, ibu rumah tangga, dan para pelaku UMKM.

Peran OJK sebagai lembaga pengawas keuangan, penting untuk kontribusinya kepada masayarakat, ibu rumah tangga dan para pelaku UMKM.

Kolaborasi antara dua elemen instansi dan masyarakan akan menciptakan ekosistem yang sangat menguntungkan bagi kedua pihak, dan dengan dihadirkan forum ini, masyarakat ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM pemerintah hadir untuk mengedukasi mereka.

Atas kebutuhan dasar permodalan bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya, harus didampingi agar tidak terjebak kepada jeratan rentenir, yang akan berdampak bagi usahanya.

Dengan dukungan OJK, banyak solusi yang didapat untuk masalah-masalah terkait pengelolaan keuangan, dan terkhus bagi permodalan bagi pelaku UMKM yang merintis usahanya dari bawah.

Dalam sasaranya OJK melakukan akses perluasan permodalan, pendampingan dan program peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha perempuan, khususnya ibu rumah tangga.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Usaha Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi melalui siaran Youtube OJK mengatakan “hidup itu pilihan, sebagai ibu-ibu apakah kita memilih untuk diam tak berdaya atau kita semua ada disini untuk menjadi perempuan berdaya.”

Lanjut, kita (OJK) punya tim percepatan akses keuangan daerah yang sudah bekerjasama dengan PNM.

Banyak sekali program, seperti program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), yang merupakan salah satu program yang harus dimanfaatkan.

Karena program ini termasuk inline dengan target dari presiden Joko Widodo (Jokowi) di Tahun 2024 inklusi masyarakat Indonesia harus mencapai 90%.

Ini merupakan momentum untuk berhati-hati, dan menekankan agar ibu-ibu tidak lupa untuk mengedukasi putra-putrinya di rumah, imbuhnya.

Dengan demikian, visi presiden untuk meningkatkan mutu para pelaku UMKM menjadi nyata berkat monitoring ini.

Terlebih diera yang semakin berkembang ini, upgrading skil untuk para pelaku UMKM sangat penting dilakukan.

Pengelolaan keuangan baik, juga menjadi perhatian khusus yang disinggung di acara ini, terlebih mereka sekaligus memiliki peran sebagai ibu rumah tangga.

Maraknya rentenir atau bank-bank killing di masyarakat juga menjadi problem yang harus diberi solusi.

Rentenir keliling tersebut yang sekarang berkamuflase menjadi pinjaman online (pinjol) sangat merugikat masyarakat.

Banyak kerugian yang didapat dari masyarakat akibat terjebak pinjol, bahkan sampai ada ancaman.

Oleh karena itu, dengan diadakannya acara ini, masyarakat ibu rumah tangga dan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kesadaran mereka, tentang bahaya meminjam kepda rentenir.

Lebih lanjut, pola yang harus dibangun oleh para UMKM agar meningkatkan mutu prodak yang ditawarkan menjadi semakin berkualitas, demi dapat bersaing dengan kompotitor lainnya.

Terlebih barang-barang impor yang masih massif berkeliaran dipasaran, sehingga menghambat laju dari produk UMKM sendiri.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By