Menu
Mengapa Banyak Bisnis Raffi Ahmad Dan Kaesang Gulung Tikar?

Mengapa Banyak Bisnis Raffi Ahmad Dan Kaesang Gulung Tikar?

Beberapa waktu terakhir ini, usaha Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep jadi perhatian public sebab banyak yang tutup secara tetap.

investor 7 bulan ago 27

Beberapa waktu terakhir ini, usaha Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep jadi perhatian public sebab banyak yang tutup secara tetap. Sedikitnya ada 4 usaha kulineran Kaesang dan 7 usaha Raffi Ahmad yang gulung alas.

Lewat catatan detikcom, ada 4 usaha kulineran putra bungsu Presiden Jokowi itu yang gulung alas sehabis sekian tahun dikeluarkan. Salah satunya, Ternakopi berbentuk produk kopi yang aman untuk pengidap asam lambung, Goola berbentuk produk minuman tradisionil yang dibungkus lebih kekinian.

Madhang, program penyambung di antara ibu-ibu jago masak dengan konsumen dan Siapmas berbentuk produk makanan dan minuman gampang.

Disamping itu, ada 7 usaha Raffi Ahmad diberitakan gulung alas dan tutup tetap. Ke-7  usaha itu merupakan Mango Bomb yang sebelumnya sempat termashyur kurang lebih tahun 2017, Gigiet Cake yang ada kurang lebih 2018-2019.

Nagitoz, Bakmi RN, dan Kingkong ikut lenyap dari peredaran. Lantas ada RA Jeans dan RANS Nusantara yang bergerak pada usaha furniture.

Ketidakberhasilannya ke-2 nya jadi bukti kalau reputasi tidak menanggung keberhasilan dalam jalankan bisnis. Saat menggerakkan usaha pastinya ada pasang keringnya. Bukan hanya modal, diperlukan kiat yang masak biar usaha masih bertahan dan makin berkembang.

Lalu apa yang salah dari usaha Raffi dan Kaesang?

Ahli Penjualan dan Managing Mitra Inventure Yuswohady memandang beberapa usaha aktris cuman fomo atau meng ikuti trend saja. Menurut dia, sejumlah artis yang meng ikuti trend usaha selaku tempelan dan meningkatkan populeritasnya.

“Aktris ini biasanya usahanya yang hype seperti yang tengah hype restoran apa atau makanan apa. Dahulu grepek, saat ini keprek telah gak demikian termashyur, mengambil yang lainnya kembali. Cari terus dari 1 usaha ke usaha selanjutnya. Dari 1 hype ke hype selanjutnya. Pada akhirnya, gak akan sustain,” tangkisnya pada detikcom, Minggu (17/9/2023).

Kapabilitas (Keterampilan) dan Ketelatenan

Yuswohady menyampaikan tidak semuanya aktris memiliki karakter businessman. Dalam jalankan bisnis diperlukan kebolehan mengurus usaha itu.

“Ia mesti mempunyai keterampilan atau kapabilitas. Umpama mempunyai usaha restoran dimulai dengan persediaan chain, pembelian barang, bagaimana membuat, menu bagaimana penjualan, bagaimana treat pegawai supaya gak keluar-keluar ada pengetahuan, perlu keterampilan,” tukasnya.

Selainnya kapabilitas, Yuswohady memandang mutu seorang entrepreneur mutu seorang entrepreneur disaksikan dari ketelatenan jalankan bisnis dalam periode waktu yang panjang dan tidak berserah saat usaha dalam di ujung ujung kehancuran.

“Ke-2 , ketelatenan. Kadang ia belum mempunyai keterampilan, tetapi ia jalani terus pada akhirnya keterampilan terakuisisi getho. Usaha itu kuncinya ketelatenan. Mutu seorang pengusaha itu ketelatenan pada waktu yang panjang, bukan sekedar 3 bulan, 6 bulan, satu tahun. Skill-nya jago lantas kalaupun gak istiqomah, gak usaha keras, gak disiplin dalam waktu panjang, jadi usaha akan juga luruh, akan menguap,” katanya.

Mutu dan Kekhasan

Menurut Yuswohady, reputasi aktris memanglah menjadi faktor partisan saat jalankan sebuah usaha. Tetapi, ada sejumlah faktor jauh yang lebih bernilai biar pembeli suka, yaitu mutu produk, pengembangan produk, dan kepuasaan pembeli.

“Maka sesungguhnya efek dari aktris yang brandnya kuat bukan faktor yang terutama. Yang terutama merupakan product quality, product innovation, di servicenya. Membeli bukan lantaran terus artisnya manalagi artisnya telah lalu . Sehingga kuncinya masih di produk,” ujarnya.

Soal ini pun disepakati oleh Ahli Marketing sekalian Founder and Chairman MCorp Hermawan Kartajaya. Menurut dia beberapa orang menduga dengan branding datang dari figur tersohor atau pemeluk banyak di jejaring sosial membikin usaha jalan dengan kuat. Yang palinglah penting dalam usaha merupakan bagaimana membikin kekhasan atau diferensiasi yang kuat dari lawan yang lain.

“Diferensiasi itu berarti pembanding, antik. Gak mesti menjadi yang terpilih, gak mesti menjadi yang baik dari lawan, yang terpenting kamu mempunyai kekhasan. Maka dari itu, itu keunikannya apa, bukan sekedar murah, bukan sekedar tersohor,” tukasnya.

Ia menambah diferensiasi dapat dengan 2 langkah. Pertama, diferensiasi kerangka berbentuk langkah yang dapat membikin pembeli kian suka, umpamanya penampilan paket atau dekor restaurant. Ke-2 , diferensiasi kontent berbentuk produk ataupun jasa apa yang dapat dijajakan pada pembeli, seperti menu yang beda.

“Diferensiasi dapat kontent dapat kerangka. Kalaupun kerangka kan oh ini punyanya Raffi Ahmad punyanya Kaesang, kontent kan itu sungguh-sungguh makanan ini pembedanya di mana. Kalaupun cuman termashyur tok gak dapat, tetapi sejumlah usahanya Kaesang dan Raffi Ahmad benar-benar sukses. Ada diferensiasi umpama ada Beach Tim di Padang, itu mempunyai Raffi Ahmad. Saya awalnya pernah pergi, kan itu antik,” tuturnya.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By