Menu
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Diteruskan Ke Surabaya

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Diteruskan Ke Surabaya?

Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) resmi diluncurkan dengan nama Whooosh atau waktu hemat, operasi optimal, sistem handal.

Iksan Maulani 6 bulan ago 20

CNBC Media – Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) resmi diluncurkan dengan nama Whooosh atau waktu hemat, operasi optimal, sistem handal. Kereta yang memiliki kecepatam 350km/Jam ini mampu mengantarkan orang dari Jakarta ke Bandung hanya dalam 40 menit saja.

Proyek yang memakan waktu 7 Tahun ini telah menelan biaya Rp 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18,02 triliun. Angka teresebut adalah hasil audit dari setiap negara yang kemudian disepakati bersama.

Dengan demikian, jumlah total pembangunan KCJB yang telah berlangsung dari 2016 kini mencapai 7,27 miliar dollar AS atau setara Rp 110,22 triliun dengan kurs (Rp 15.100).

Pembengkakan yang sangat fantastik tersebut jauh melampaui investasi dari Jepang, yang menawarkan 6,2 miliar dollar AS dengan bunga 0,1 persen.

Pada akhirnya, pemerintah harus menutup biaya yang kelewat besar tersebut, dengan duit APBN meski pada awalnya proyek ini akan murni tanpa uang pajak.

Setelah tertunda beberapa bulan persmiannya akhirnya KCJB diresmikan pada 2 Oktober 2023 oleh Jokowi Dodo. Dan untuk kisaran biaya kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut berkisar Rp 250.000 sampai 350.000.

Dari mulai uji coba dan peresmian pekan lalu, pemerintah masih menggratiskan KCJB sampai (16/10).

KCJB yang menggambarkan kemajuan transportasi Indonesia ini menjadi momentum untuk melanjutkan proyek besar lainnya. Dengan melihat potensi ekonomi yang berpusat di Jawa, dibangunnya sarana seperti KCJB akan mempercepat jalannya perputaran uang didalamnya.

Kereta Cepat

Ada kabar menarik setelah keberhasilan KCJB, yaitu akan melanjutkan proyek tersebut sampai ke Surabaya, atau KCJS (Kereta Cepat Jakarta-Surabaya). Dan digadang-gdang akan mulai dibahas pada 2024 mendatang.

Namun, dengan melihat KCJB yang menelan biaya ratusan triliun tersebut, proyek KCJS akan berpotensi mandeg ditengah jalan. Meskipun investor China melalui perdana menterinya mengatakan siap, namun dihawatirkan akan memakan duit APBN.

Meskipun dampak positifnya adalah laju perekonomian dapat terhubung dengan cepat, Jakarta-Surabaya dapat ditempuh kurang dari 5 Jam. Namun, masalahnya belum tentu masyarakat tertarik menggunakan transportasi cepat ini.

KCJB masih belum bisa menjadi acuan, meskipun banyak peminat yang menggunakannya, namun itu karena masih gratis, dan tahap awal.

Masyarakat masih menimbang betul antara efensi waktu dan finansial mereka secara keseluruhan.

Perkembangan ekonomi Indonesia yang disinyalir akan menembus 4 besar ekonomi dunia 2045 menjadi ambisi untuk membangun transportasi yang serba modern tersebut. Alhasil mega proyek dari Food Estate, IKN, dan kereta cepat, hingga mobil listrik akan menjadi prioritas pemerintah Indonesia kedepan.

Dukungan dari bonus demografi Indonesia akan menentukan pembangunan ini, lebih lanjut, seyogyanya Indonesia dapat bersaing dengan negara tetangga Singapura.

Persaingan pembangunan ini akan terlihat setidaknya sampai 10 mendatang apakah transportasi kereta cepat ini akan berhasil atau tidak.

– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By