Menu
Intip 2 Saham Kembaran GOTO Selama IPO

Intip 2 Saham Kembaran GOTO Selama IPO

Kabar mengejutkan datang dari saham GOTO dimana William Tanuwijaya selaku CEO dari startup teknologi PT GoTO Gojek Tokopedia Tbk.

Fajar 6 bulan ago 13

CNBC Media Kabar mengejutkan datang dari saham GOTO dimana William Tanuwijaya selaku CEO dari startup teknologi PT GoTO Gojek Tokopedia Tbk. diumumkan telah menjual sejumlah sahamnya sebanyak 332,2 juta, atau 0,3 persen dari kepemilikannya selama ini.

Kabar tersebut tentunya menjadi sentimen yang negatif kepada masyarakat mengingat saham GOTO sedang berada di posisi all time low dengan harga Rp67 pada penutupan bursa saham pekan ini, 9-13 Oktober 2023.

Dengan harga rata-rata per lembar saham Rp78,89, William Tanuwijaya dikabarkan berhasil mempertebal rekening pribadinya hingga Rp26,2 miliar dari penjualan saham GOTO.

Lalu bagaimana kabar saham-saham startup teknologi lain di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam satu pekan terakhir ini? Simak pembahasannya di bawah ini.

Dua Saudara Saham GOTO Selama IPO

Indonesia setidaknya memiliki 3 saham dari perusahaan startup, yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO, PT Bukalapak.com Tbk atau BUKA, dan PT Global Digital Niaga Tbk atau BELI.

Saham BUKA menjadi kakak pertama yang berhasil masuk ke pasar bursa saham Indonesia. IPO sejak Juli 2021 lalu, BUKA telah berhasil menguji mental para investor saham di Indonesia.

Pada mulanya, saham dari perusahaan startup jual beli online ini berhasil melejit di angka Rp1.110 per lembar sahamnya. Namun seiring berjalannya waktu, BUKA terus mengalami penurunan hingga saat ini berada di angka Rp206 per lembar sahamnya.

Setelah BUKA memutuskan IPO, perusahaan startup teknologi di bidang transportasi, Gojek dan perusahaan jual beli online asal Indonesia, Tokopedia memutuskan untuk merger dan masuk ke pasar bursa dengan nama GOTO.

Merger dua perusahaan kenamaan di Indonesia tersebut disambut dengan cukup meriah walaupun dalam dua bulan pertamanya langsung mengalami fluktuasi harga yang cukup tajam.

Saham GOTO yang dibuka mulai harga Rp382 pernah berhasil mencapai titik tertinggi di bulan Juni 2022 lalu di angka RP394. Namun saat ini, saham GOTO menjadi salah satu saham paling menguji nyali bagi banyak investor saham di BEI.

Lalu anak bungsu dari perusahaan startup yang masuk bursa saham selanjutnya ada saham BELI milik PT Global Digital Niaga, dengan produk utama startup teknologi jual beli online Blibli.

Saham BELI menjadi salah satu saham startup yang lebih stabil dibandingkan BUKA dan juga GOTO. Hingga saat ini, harga BELI stagnan di angka Rp452. Walaupun pada mulanya, saham BELI pernah menyentuh angka Rp482 pada bulan November tahun lalu. Itulah beberapa saham startup dan performanya selama melantai di Bursa Efek Indonesia. Apakah salah satu diantaranya ada yang kamu miliki? Tuliskan jawabannya di kolom komentar.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By