Menu
Geliat Bukalapak di Pasar Saham: Ada Kenaikan di Pekan Kemarin, Namun Cenderung Turun di Pekan Ini

Geliat Bukalapak di Pasar Saham: Ada Kenaikan di Pekan Kemarin, Namun Cenderung Turun di Pekan Ini

Bukalapak Tbk. (BUKA) menjadi perusahaan yang memiliki rentan kenaikan saham  yang cukup dinamis.

Iksan Maulani 6 bulan ago 14

CNBC Media – Bukalapak Tbk. (BUKA) menjadi perusahaan yang memiliki rentan kenaikan saham  yang cukup dinamis. Perusahaan yang memiliki misi untuk menciptakan perekonomian yang adil bagi semua kalangan, telah memberi ekosistem yang baru di Indonesia.

Berdiri tahun 2010, Bukalapak telah memiliki 6 juta pelapak, 5 juta mitra Bukalapak, dan 90 juta pengguna aktif, lebih lanjut, pada 2017 Bukalapak telah mendapat status unicorn.

Dengan preview tersebut Bukalapak sebagai platform yang bergerak di online dan offline tersebut telah membantu UMKM di Indonesia.

Kini dengan kondisi yang semakin banyak perubahan, bagaimana kabar Bukalapak di pasar saham?. Dalam data tahunan dari 2018-2022 Bukalapak mengalami pendapatan yang cenderung naik.

Meskipun dalam tahunan di periode yang sama pada laba bersihnya penurunan, setidaknya pada rentan 2018-2021, namun di tahun 2022 laba bersih buka lapakan mengalami kenaikan.

Data statistik tahun 2022 pendapat Bukalapak mencapai total 3,62 T dan Biaya operasionalnya 3,54 T. Laba bersih 1,98 T, margin laba bersih 54,82 dan penghasilan per saham -13,86  serta EBITDA -2,42 T, sedangkan tarif pajak efektifnya berkisar di angka 12,89%.

Data tersebut juga ditunjukan pada kuartalnya yang mengalami kenaikan dinamis, setidaknya di kuartal terakhir pada Juni 2023.

Pada pendapat di periode Juni 2023 tersebut menyentuh 1,18 T, biaya operasional 306,41 M, laba bersih di angka 616,68 M, dan pada margin laba bersih berkisar 52,48. EBITDA -8,21 M, dan tarif pajak di angka 3,56%.

Sedangkan dari data terbarunya Bukalapak mengalami zona merah ke -2,00 (-0,97%) pada 16 Oktober 2023 pukul 16:15 WIB.

Di awal Oktober ini saham Bukalapak berada di Zona merah, namun mendekati hari ke 5 Bukalapak mengalami kenaikan setidaknya sampai (15/10) dan cenderung turun di awal pekan ini.

Bukalapak juga memiliki volume rata-rata di angka 138,42 jt dan kapitalisasi pasar di angka 21,23 T. dan saham yang beredar 103,07 M, begitup di EPS (TTM) yang di angka -67,91.

 Menurut analis di strong buy menunjukan hijau, meskipun demikian prospek dari Bukalapak ini cukup dinamis.

Hal ini akan berdampak pada resikonya yang memungkinkan mengalami kerugian atau meraih cuan.

Dengan data yang menunjukan kenaikan di periode 2022 kemarin, maka Bukalapak berpotensi menjadi saham yang menguntungkan, meskipun sering berada di zona merah seperti GOTO.

Namun, dengan kas jumbo yang dimiliki Bukalapak setidaknya mereka dapat menyakinkan investor untuk membeli saham mereka.

Dan pada kabar terbarunya Bukalapak akan mengakuisisi dan rangcangan peluang investasinya.

Hal ini akan membuat Bukalapak semakin besar dan semakin membuat perusahan ini banyak minat karena terdapat keuntungan yang besar.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By