Menu
Crazy Rich Surabaya Menang Tuntutan Atas Antam 1,1 Ton Emas

Crazy Rich Surabaya Menang Tuntutan Atas Antam 1,1 Ton Emas

Crazy rich Surabaya Budi Said menang di tuntutan menentang emiten tambang BUMN PT Beragam Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam.

investor 7 bulan ago 15

Crazy rich Surabaya Budi Said menang di tuntutan menentang emiten tambang BUMN PT Beragam Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam. Permintaan Pengkajian Kembali (PK) sudah tertolak oleh Mahkamah Agung maka Antam mesti bayar 1,1 ton emas atau selevel Rp 1,1 triliun padanya.

Mengambil transparansi info BEI, Antam meyakinkan masalah itu tidak beresiko material untuk laporan akunting konsolidasian perseroan. Disamping itu management pun meyakinkan masalah itu tidak beresiko di pekerjaan serta operasional, keuangan, hukum serta keberlanjutan usaha.

Management Antam menyebutkan dalam hubungannya dengan masalah ini, perusahaan sudah melakukan hak serta kewajiban atas semuanya bisnis beli jual terhadap Budi Said sesuai sama ketentuan yang berjalan.

“Perusahaan sudah serahkan seluruh barang sesuai sama jumlah yang dibayarkan oleh Budi Said pada pihak yang dikasih kuasa dengan merujuk di harga sah yang berjalan ketika itu yang dikabarkan dengan umum,” sebutkan management.

Budi Said sendiri yaitu entrepreneur ulung yang dari Surabaya. Sumber beberapa pundinya asal dari usaha property.

Ia didapati memegang sebagai Direktur Inti PT Tridjaya Kartika Kelompok. Perusahaan itu beroperasi di sektor property serta memayungi beberapa property elegan seperti perumahan, apartemen, sampai plaza.

Salah satunya property yang cukup tenar yaitu Plaza Marina, pusat belanja yang terkenal dengan counter smartphone komplet yang berada di Kota Surabaya.

D ikutip dari website resmi perusahaan, kantor perusahaan berada di Pucuk Menara Marina Lantai 2, Margorejo Elok, Kota Surabaya.

Perusahan itu pun meningkatkan beberapa perumahan elegan, seperti Kertajaya Elok Regency di Sukolilo, Taman Elok Regency di Geluran Sidoarjo, serta Florencia Regency di Gebang Sidoarjo.

Beberapa gurita usaha di bagian property berikut yang bikin Budi Said disebut oleh netizen sebagai crazy rich Surabaya.

Asal Mula Masalah Crazy Rich Surabaya versus Antam

Dalam catatan detikcom masalah ini dimulai di 2018 lalu waktu Budi Said beli 7,071 ton emas Antam, dengan ongkos yang dikeluarkan Budi sejumlah Rp 3,9 triliun.

Bisnis itu dilaksanakan dibarengi oleh Marlina, pemilik Toko Emas di Surabaya. Lalu ke-2 nya pun berjumpa di Antam Surabaya dengan Endang Kumoro, Misdianto, serta Eksi Anggraini. Pada pertemuan tersebut Budi ditawarkan emas di harga potongan harga.

Akan tetapi, Budi Said cuma terima sejumlah 5.935 kg dan selisihnya yaitu 1.136 kg selevel 1,1 ton emas sebelumnya tidak pernah diterima. Budi Said berprasangka buruk berasa ditipu. Seterusnya ia kirim surat ke Antam Cabang Surabaya, akan tetapi sebelumnya tidak pernah dibalas.

Pada akhirnya ia mengirim surat ke Antam Pusat Jakarta serta ditetapkan jika Antam sebelumnya tidak pernah jual emas di harga potongan harga. Gara-gara perlakuan terduga, Budi Said merasakan rugi kira-kira berbentuk emas secara berat 1.136 kg, atau kalau dianggap uang sekitaran Rp 573.650.000.000.

Sebab menganggap tertipu, Budi mempolisikan masalah itu namun juga lajur perdata. Masalah bergeser ke pengadilan sampai 2021. Budi menuntut Antam buat menukar kerugiannya ke PN Surabaya dalam masalah perdata.

Menurut situs PN Surabaya, Budi memenangi tuntutan, maka Antam mesti menukar rugi 1,1 ton emas atau yang senilai Rp 817 miliar di waktu tersebut.

Dalam kasus itu ada 5 faksi tergugat, ialah (I) Antam, (II) Endang Kumoro, Kepala BELM Surabaya I ANTAM, (III) Misdianto, Tenaga Administrasi BELM Surabaya I ANTAM, (IV) Ahmad Purwanto, General Trading Manufaktur And Servis Senior Officer, (V) Eksi Anggraeni.

Singkat kata awal mulanya tuntutan ini dimenangi oleh Budi Said. Akan tetapi Antam tidak tinggal diam serta menentang kembali tuntutan 1,1 ton emas yang dikirimkan oleh Crazy Rich Surabaya, Budi Said dengan ajukan banding.

Perlawanan balik itu dilaksanakan Antam sebab perusahaan mengatakan tidak bersalah atas tuntutan Budi berkaitan pembelian emas di butik Antam Surabaya.

“Kami mengatakan jika Antam masih ada di posisi tidak bersalah atas tuntutan yang diberikan Budi Said. Lewat kuasa hukum kami akan ajukan banding,” kata SVP Corporate Secretary Antam, Kunto Hendrapawoko ditulis Di antara, Selasa (19/1/2021)

Kunto menuturkan, saat Budi Said mengirim faksi yang dikasih kuasa buat ambil emas yang dibeli, faksi Antam sudah serahkan seluruh barang sama sesuai jumlah yang dibayarkan merujuk di harga sah. Disamping itu, yang perihal pun mengaku sudah terima barang itu.

Banding itu pada akhirnya dimenangi Antam. Akan tetapi Budi Said pun tidak berserah serta sampaikan kasasi ke MA. Dalam keputusan MA Budi Said menang, hal tersebut terdapat dalam isi keputusan majelis hakim MA dalam halaman Mahkamah Agung RI di 23 Agustus 2022.

Dengan kemenangan itu, PT Antam mesti bayar emas batangan seberat 1.136 kg atau 1,1 ton terhadap Crazy Rich Surabaya Budi Said. Disamping itu, PT Antam mesti bayar uang sejumlah Rp 92.092.000.000.

Sayang permusuhan di antara Antam dengan konglomerat asal Surabaya ini tidak juga habis, karena BUMN tambang ini ajukan lagi pengkajian kembali (PK). Sampai pada akhirnya di Senin (18/9/2023) tempo hari MA menampik PK itu serta masih mengharap Antam memberikan ganti kerugian terhadap Budi Said.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By