Menu
Bagaimana Peluang IHSG Senin 6 November, Usai Menguat Pada Stastistik Akhir Pekan Ini

Bagaimana Peluang IHSG Senin 6 November, Usai Menguat Pada Stastistik Akhir Pekan Ini

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) atau Bursa Efek Indonesia padak akhir pekan Jumat ditutup pada level penguatan.

Iksan Maulani 6 bulan ago 10

CNBC Media – Minggu, 5 November 2023 mengutip dari laman antaranews bahwa Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) atau Bursa Efek Indonesia padak akhir pekan Jumat ditutup pada level penguatan.

Menariknya, penguatan tersebut datang dari ekspektasi pelaku pasar bahwa suku bunga acuan pada bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed mencapai puncaknya.

IHSG pada penutupan sendiri menyentuh angka 37,46 poin atau 0,55% ke posisi 6.788,85. Selain itu, terdapat kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang juga naik.

Pada kenaikan tersebut berkisar 5,22 poin atau 0,58% ke level 904,14, pada stastisitik pekan ini.

Tidak hanya itu, pasar juga merilis laporan dalam aktivitas jasa China pada The Caixin China General Service PMI. Meskipun didapati peningkatan sedikit menjadi 50,4 pada Oktober 2023, sehingga demikian masih berada di zona ekspansi.

Lebih lanjut pada pencapaian tersebut sejalan dengan pelonggaran pembatasan perjalanan yang tentu saja menarik lebih banyak wisatawan.

Demikian juga yang terjadi di dalam negeri, para pelaku pasar yang terlihat memanfaatkan momentum seiring dengan musim merilis laporan keuangan pada emiten di kuartal 3 2023.

Pada kesempatan tersebut, dimana banyal emiten yang memiliki fundamental yang baik, sehingga dengan demikian resiliensi emiten masih terjaga di tengah volatilitas pasar yang cenderung memiliki ketidakpastian.

Belum lagi risiko global yang cenderung membuat Tarik-ulur dunia pemodalan yang membuat labilnya kondisi pasar sekarang.

Dengan dibukanya IHSG yang menguat pada posisi yang positif sampai penutupan sesi pertama diperdagangan saham. Artinya pada sesi kedua, IHSG kemungkinan akan betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Kemudian berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC terdapat Sembilan faktor sektor yang meningkat yaitu dipimpin sektor energi 1,55% dan disusul oleh sektor teknologi dan sektor infrastruktur.

Keduanta mencatatkan mendapan kenaikan yang cukup signifikan di angka 1,37% dan 1,30%.

Namun, kenaikan tersebut justru tidak diikuti oleh sektor kesehatan yang turun paling dalam ke level -1,46%, yang diikuti oleh barang konsumen non-primer yang juga mengalami penurunan -0,29%.

Melihat tren tersebut IHSG harusnya optimis dapat meraih posisi hijau pada awal pekan di bulan November ini, apalagi pasar yang mulai terobsesi dengan peluang-peluang disektor prioritas.

Namun, kondisi ini juga dapat menjadi risiko ditengah ketidakpastian global dan masalah krisis di wilayah konflik.

Meskipun demikian, peluang tetap ada, dan sektor-sektor yang mengalami kenaikan bahkan cenderung bertahan dapat menjadi opsi untuk para investor.

Lebih lanjut, dalam kurun satu bulan terakhir pada Oktober kemarin IHSG meskipun dalam fasenya memiliki tingkat yang labil, namun trennya tetap pada posisi hijau.

Akibatnya banyak sektor yang bisa dimanfaatkan untuk mendulang peluang, dan menjangkau pasar agar lebih luar.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By