Menu
ACES, WIIM, Profit dan UNVR Cetak Kinerja Kuat 3Q23 Usai Rencana Pergantian CEO

ACES, WIIM, Profit dan UNVR Cetak Kinerja Kuat 3Q23 Usai Rencana Pergantian CEO

Satu lagi kinerja terbaru saham yakni Uniliver (UNVR) yang mencetak kinerja kuat 3Q23 usai rencana pergantian CEO.

Iksan Maulani 6 bulan ago 18

CNBC Media – Setelah investor dimanjakan dengan saham baru BREN yang mengalami tren positif diawal pembukaanya, sekarang saham-saham ACES dan WIIM mengalami lonjakan yang sangat signifikan.

Terbukti walaupun dalam beberapa pekan terakhir IHSG mengalami kondisi labil, dan cenderung pada zona merah, namun WIIM tetap menghijau.

Wismilak Inti Makmur Tbk telah melampaui lonjakan yang sangat signifikan setidaknya dari awal Oktober sampai 24 Oktober kemarin. Bahkan dalam presentasenya bisa meraup setengah bagger, karena menyentuh angka 57.7%.

Begitupun yang terjadi pada ACES yang masih menlanjutkan tren bullishnya. Sejak 8 Mei, para bandar terus melakukan akumulasi yang konsisten dengan average harga di sekitar 678.

Demikian dengan ACES yang pada 25 Oktober 2023 memiliki keuntungan tembus di angka 62.0%.

Dari stastistik satu bulan terakhir, pada pembukaan kali ini, WIIM berada di 3520, dengan penutupan berada di angka 3650, dan change di angka +130 (+3.69), dengan volume 8.36 M.

Sedankan pada ACES mencatatkan angka yang luar biasa dalam satu bulan terakhir, Adapun stastistik tersebut pada pembukaan di angka 855, dan pada penutupan di angka 875.

Sedangkan untuk change di angka +20 (+2.34%) dan memiliki volume sebesar 77.079M.

Satu lagi kinerja terbaru saham yakni Uniliver (UNVR) yang mencetak kinerja kuat 3Q23 usai rencana pergantian CEO.

Dalam laman stocbit Uniliver Indonesia (UNVR) telah membukuhkan  kinerja apiknya yang sangat kuat pada 3Q23 dengan capaian laba bersih sebesar 1,4 triliun rupiah atau (+6% QoQ, +21% YoY).

Pencapaian tersebut membuat laba bersih UNRR selama 9M23 menjadi 4,2 triliun rupiah (-9% YoY).

Ini merupakan setara dengan 75% dari estimasi VY23 konsesus. Lebih lanjut, jika mengesampingkan penyesuaian central services arrangement (CSA) pada 1Q22, terjadi penurunan laba bersih pada 9M23 lebih moderat di -3% YoY.

Kondisi tersebut walaupun hanya terlihat sejalan dengan ekspektasi, kinerja UNVR pada 2Q23 dengan didorong oleh keberhasilan strategi dan usaha perseroan dalam menumbuhkan volume dan pangsa pasar.

Dengan adanya kabar dari mejemen UNVR yang memutuskan untuk mengalokasikan Sebagian laba untuk diinvestasikan ke advertising & market research di angka (8,7% dari pendapatan, tertinggi sejak 3Q15) dalam mendukung pertumbuhan jangka Panjang.

Lebih lanjut, pada 3Q23, penjualan domestic UNRR yang berkontribusi di angka 97% dari total penjualannya.

Telah meningkat sebesar +3% YoY dengan didorong oleh pertumbuhan volume sebesar +4% YoY.

Dengan demikian relasi tersebut lebih baik dibandingkan pertumbuhan industry dengan volume -1% YoY dengan nilai penjualan +1% YoY.

Pertumbuhan penjualan tersebut Kembali ke teritori positif secara YoY pada 3Q23 setelah turun berturut-turut pada 1Q23 dan 2Q23.

Kondisi tersebut meskipun harga jual rata-rata mengalami penurunan secara YoY pada 3Q23, perusahaan masih dapat mempertahankan operating margin di level 18%.

Atau dengan ini ketika 2Q23 di angka 18,3% dan 3Q23 di angka 15,3% akibat penurunan harga komoditas bahan baku dan efesiensi yang meningkat.

Namun, bersamaan dengan rilis kinerja 3Q23, Presiden direktur UnNVR, Ira Noviarti, telah mengumumkan pengunduran diri dengan alasan pribadi.

Lebih lanjut, UNVR berencana mengajukan Benjie Yap, yang saat ini menjabat Exekutive Vive President & CEO Unilever Philippines, sebagai pengganti Ira.

Pun dalam kondisi yang sama pada Rabu (25/10) kemarin, harga saham UNVR naik di angka +2,2%, dengan demikian dalam sepekan terakhir saham UNVR telah naik +7,4%.

Tags
– Advertisement – BuzzMag Ad
Written By